PALTV.CO.ID- Setelah dilakukan selama satu bulan, Pemerintah kota (Pemkot) Palembang lakukan rapat evaluasi survei kendaraan bermotor, di ruang rapat Parameswara Setda (Sekretariat Daerah) kota Palembang, pada Rabu (3/6/2026).
Dari evaluasi, Wali kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, dari target satu bulan untuk validasi dan verifikasi kendaraan roda dua dan roda empat di Palembang, baru tercapai 41,6 persen.
“dari yang kita targetkan sebelumnya selama 1 bulan, ternyata baru 41,6 persen, karena masih ada persoalan di lapangan.” katanya.
Untuk hal tersebut, Wali kota Palembang memberikan waktu tambahan selama satu bulan agar Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) kota Palembang dapat menyelesaikan validasi dan verifikasi kendaraan, lantaran validasi dan verifikasi kendaraan bermotor bertujuan untuk meningkatkan pendapatan melalui Opsen PKB dan BBNKB.
“masukkan dari Camat, Lurah, Bapenda Provinsi, jadi kita beri tambahan waktu selama satu bulan kedepan, di bawah koordinasi langsung Asisten III dan Bapenda kota Palembang. Ini tentang Opsen, dimana kita ingin meningkatkan pendapatan pajak di Palembang.” lanjutnya.

Menurut Ratu Dewa, Belum selesainya validasi dan verifikasi kendaraan bermotor terkendala baik dari sisi kelengkapan dokumen, pemilahan data, koordinasi dengan pihak Satlantas, hingga durasi pelaksanaan yang relatif singkat.

“Banyak hal tadi, mulai dari kendala dokumen, memilah data yang ada, terus harus koordinasi dengan Satlantas, termasuk durasi waktu yang relatif singkat. Karena data itu harus benar-benar dipilah karena angkanya banyak.” terang Wali kota Palembang.
Sebelumnya berdasarkan data Pemerintah kota Palembang jumlah kendaraan bermotor di Palembang mencapai 1,7 unit, akan tetapi dari jumlah tersebut hanya 36 persen yang taat membayar pajak.
