PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan mencatat saat ini Sumsel masih kekurangan tenaga pengajar sebanyak 1.485 orang untuk jenjang SMA, SMK dan SLB.
Kekurangan tenaga pengajar tersebut didominasi oleh Guru Bimbingan Konseling (BK).
Hal itu disampaikan dalam seminar guru yang digelar Harian Sumatera Ekspres berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Rabu, 20 Mei 2026.
Seminar membahas berbagai persoalan yang dihadapi tenaga pendidik di Sumatera Selatan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Mondyaboni mengatakan, kekurangan Guru di Sumsel saat ini mencapai 1.485 orang.
“Permasalahan yang dihadapi saat ini yakni masih kurangnya tenaga pendidik di tingkat SMA, SMK dan SLB di Sumatera Selatan,” ujarnya.
Dari jumlah tersebut, kekurangan Guru didominasi oleh Guru Bimbingan Konseling sebanyak 440 orang.
Selain itu, kekurangan juga terjadi pada Guru Sosiologi sebanyak 148 orang dan Guru PPKN sebanyak 101 orang.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan terus berupaya mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi tenaga pendidik.
Dengan begitu, kesejahteraan Guru dapat dirasakan secara merata di Provinsi Sumatera Selatan.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di Sumsel,” katanya.

Saat ini total Guru yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan mencapai 34.348 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 15.048 Guru jenjang SMA, 8.761 Guru jenjang SMK, dan 545 Guru jenjang SLB.

