• Rab. Mei 20th, 2026

PALTV Memang Punyo Kito

Informasi Terkini Seputar Sumatera Selatan

Revitalisasi SMKN 2 OKI Setelah 20 Tahun Tanpa Perbaikan

Setelah 20 tahun tanpa perbaikan, SMK Negeri 2 Ogan Komering Ilir akhirnya direvitalisasi oleh pemerintah pusat. Foto: Ahmad Romawi/PALTVSetelah 20 tahun tanpa perbaikan, SMK Negeri 2 Ogan Komering Ilir akhirnya direvitalisasi oleh pemerintah pusat. Foto: Ahmad Romawi/PALTV

OGAN KOMERING ILIR, PALTV.CO.ID – Setelah 20 tahun lamanya tanpa perbaikan sarana dan prasarana gedung, akhirnya pemerintah pusat merevitalisasi SMK Negeri 2 OKI yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Ketua Pelaksana Pembangunan Revitalisasi SMK Negeri 2 OKI Sartono membenarkan bahwa sekolah ini tidak pernah mendapatkan perbaikan berat sejak 20 tahun lalu.

Adapun perbaikan hanya yang ringan dan besifat mendesak seperti perbaikan atap sekolah.

Namun di tahun 2026 ini, SMK Negeri 2 OKI mendaptkan program revitalisasi pemerintah pusat yang bersumberkan dari APBN Tahun 2026.

Baca Juga  MTs dan MA Tijarotal Lantabur Lepas 72 Siswa Angkatan V
Kondisi fasilitas SMKN 2 Ogan Komering Ilir yang akan direvitalisasi. Foto: Ahmad Romawi/PALTV

“Yang dilakukan revitalisasi untuk seluruh unit sarana prasarana dan gedung untuk kegiatan belajar dan mengajar di SMK Negeri 2 OKI,” ungkap Sartono.

Lebih lanjut menurut Sartono, pembangunan revitalisasi yang dilakukan meliputi rehabilitasi ruang belajar, perbaikan fasilitas penunjang pendidikan, serta peningkatan sarana prasarana sekolah guna menunjang kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar di SMKN 2 OKI.

Nurdianto, Kepala SMKN 2 Ogan Komering Ilir. Foto: Ahmad Romawi/PALTV

Sementara itu, Kepala SMKN 2 OKI Dian Nurdianto mengatakan, pembangunan revitalisasi tersebut terus berjalan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan.

Hingga saat ini, proses pengerjaan fisik berlangsung lancar dan tetap mengutamakan kualitas bangunan.

Baca Juga  Sumsel Masih Kekurangan 1.485 Guru SMA, SMK dan SLB

“Alhamdulillah progres pembangunan revitalisasi sekolah saat ini sudah mencapai kurang lebih 45 persen,” pungkas Kepala SMKN 2 OKI Dian Nurdianto.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *