• Sen. Jun 8th, 2026

PALTV Memang Punyo Kito

Informasi Terkini Seputar Sumatera Selatan

RK Ditemukan Mengambang di Sungai Enim Setelah Hilang 4 Hari

Hilang selama 4 hari, RK ditemukan mengambang di Sungai Enim oleh dua warga yang sedang memancing. Foto: Dokumentasi Polres Muara Enim.Hilang selama 4 hari, RK ditemukan mengambang di Sungai Enim oleh dua warga yang sedang memancing. Foto: Dokumentasi Polres Muara Enim.

MUARA ENIM, PALTV.CO.ID – Setelah dilaporkan hilang selama empat hari, RK (51) warga BTN Karang Asam Kelurahan Tanjung Enim Selatan Kecamatan Lawang Kidul, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengambang di aliran Sungai Enim pada hari Sabtu, 6 Juni 2026.

Jasad korban ditemukan mengambang di Sungai Enim, tepatnya di Kampung 2 Desa Tanjung Raja sekitar pukul 10:00 WIB oleh dua warga yang sedang memancing menggunakan perahu.

Kedua saksi, Alvin (20) dan Adam (18), awalnya tengah menyeberangi sungai saat melihat sesosok mayat perempuan tersangkut di tepian sungai dengan posisi terlentang.

Kondisi jasad saat ditemukan sudah membengkak dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.

Baca Juga  Pelepasan dan Pentas Seni TK Al Aqobah II Tampilkan Kreativitas Siswa

Warga bersama aparat kepolisian selanjutnya mengevakuasi jasad ke pinggir sungai sebelum dibawa ke RSUD dr HM Rabain Muara Enim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Identifikasi Korban

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasat Reskrim AKP M Andrian yang disampaikan Kaur Identifikasi Bripka Suharianto mengatakan, korban berhasil diidentifikasi sebagai Rubiyah Kartini atau RK, yang sebelumnya telah dilaporkan hilang oleh keluarganya.

“Korban sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga dan terakhir terlihat pada tanggal 2 Juni 2026,” ujar Bripka Suharianto.

Baca Juga  Devi Yanto Meninggal dalam Tabrakan Beruntun Jelang Acara Resepsi Keluarga
EVAKUASI: Personel Polres Muara Enim melakukan evakuasi jenazah korban yang ditemukan mengambang di Sungai Enim.
EVAKUASI: Personel Polres Muara Enim melakukan evakuasi jenazah korban yang ditemukan mengambang di Sungai Enim. Foto: Dokumentasi Polres Muara Enim.

Menurutnya, proses identifikasi dilakukan berdasarkan sejumlah ciri khusus yang masih dapat dikenali oleh keluarga korban, di antaranya adanya daging tumbuh atau kutil di telunjuk kanan dekat kuku, anting di telinga sebelah kiri, serta bekas operasi caesar.

“Dari hasil identifikasi sementara, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 72 jam sebelum ditemukan,” jelasnya.

Sementara itu, dokter RSUD dr HM Rabain Muara Enim, dr Geo Vanda, mengatakan hasil visum awal belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Namun, ditemukan adanya luka akibat benda tumpul di area kepala.

“Dari hasil visum tidak ditemukan luka-luka lain, hanya terdapat luka bekas benda tumpul di area kepala. Namun kami belum bisa memastikan apakah luka tersebut akibat tindakan kekerasan, benturan saat berada di sungai, atau penyebab lainnya,” jelasnya.

Baca Juga  Yuly Heriyati Resmi Dilantik Sebagai Ketua DPD PSI Muba

Keluarga Minta Korban Diautopsi

Untuk mengungkap penyebab pasti kematian, pihak keluarga meminta agar jasad korban dilakukan autopsi.
Saat ini jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk pemeriksaan lebih mendalam.

Polisi masih menunggu hasil autopsi sembari melanjutkan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian korban yang ditemukan setelah empat hari dinyatakan hilang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *