PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Melemahnya nilai tukar Rupiah yang sempat menyentuh Rp17.500 per Dolar Amerika Serikat berdampak pada pergerakan harga emas di pasaran.
Di tengah penguatan Dolar tersebut, harga emas di kawasan Pasar Sako Palembang justru mengalami penurunan dalam dua hari terakhir.
Pemilik toko emas di Pasar Sako Palembang, Awi, mengatakan penurunan terjadi pada harga emas perhiasan maupun logam mulia atau emas Antam.
“Untuk emas Antam satu gram sekarang di harga Rp3 juta, sebelumnya sempat Rp3 juta 20 ribu. Kalau emas perhiasan satu suku atau sekitar 6,7 gram turun dari Rp14 juta 550 ribu menjadi Rp14 juta 400 ribu,” ujar Awi pada Kamis siang, 14 Mei 2026.

Menurut Awi, turunnya harga emas dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya penguatan Dolar Amerika Serikat yang membuat harga emas dunia mengalami tekanan.
Selain itu, banyak investor saat ini melakukan aksi ambil untung atau profit taking setelah harga emas sempat naik tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
“Karena Dolar lagi menguat, harga emas dunia ikut tertekan. Selain itu banyak investor juga ambil untung setelah harga emas sempat naik tinggi beberapa waktu terakhir,” katanya.
Awi menambahkan, kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed yang masih tinggi juga membuat investor lebih memilih instrumen berbasis bunga dibandingkan emas.

Kondisi tersebut, lanjut Awi, membuat permintaan emas di pasar global ikut menurun.
Meski harga emas mengalami penurunan, minat masyarakat untuk membeli emas disebut masih cukup tinggi, terutama untuk investasi jangka panjang.
Salah satu konsumen, Igus Rianingsih, menilai emas masih menjadi instrumen investasi yang aman di tengah kondisi ekonomi saat ini meskipun nilai Dolar sedang menguat.
“Kalau untuk sekarang memang Dolar lebih bagus, tapi emas masih aman untuk investasi. Apalagi untuk jangka panjang dan jual beli sehari-hari, emas masih banyak dicari masyarakat,” ungkap Igus Rianingsih.

Menurutnya, penurunan harga emas saat ini justru menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk membeli emas sebagai tabungan maupun investasi.
Pedagang memperkirakan harga emas masih akan mengalami fluktuasi mengikuti pergerakan Dolar Amerika Serikat dan kondisi ekonomi global dalam beberapa waktu ke depan.

