Dalam keterangannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa kehadiran Kedai ADO Presisi merupakan bagian dari strategi mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
“Komunitas ojek online adalah mitra strategis kami dalam menjaga situasi kamtibmas, melalui Kedai Presisi ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih kuat agar tercipta kondisi yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan,” ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho.

Program ini merupakan pengembangan dari inisiatif komunitas yang sebelumnya dikenal sebagai Rumah Ojol Palembang. Kini, konsep tersebut diperluas dengan dukungan kepolisian sehingga menjadi ruang komunikasi yang lebih representatif dan berkelanjutan.

Selain itu, keberadaan jaringan Kedai Kamtibmas dinilai mampu memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Di sisi lain, fasilitas yang tersedia juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi komunitas yang terlibat.
