PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Peringatan Haul ke-18 As Syeikh KH Ali Umar Thoyib berlangsung khidmat dan penuh haru, Minggu (17/5/2026), di Jalan Ratusianum, Komplek Griya Asri Ratusianum, Palembang.
Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Sumatera Selatan hingga luar kota memadati lokasi kegiatan untuk mengenang sosok ulama kharismatik yang dikenal luas sebagai pendiri Majelis Taklim Al Awwabin Ahlus Sunnah Wal Jamaah Sumatera Selatan.
Kehadiran para jamaah menjadi bukti nyata bahwa perjuangan dakwah dan syiar Islam yang diwariskan almarhum masih terus hidup di tengah masyarakat hingga saat ini.

Suasana religius mulai terasa sejak pagi hari ketika para jamaah berdatangan dengan penuh antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan haul. Lantunan shalawat, doa, dan ayat suci Al-Qur’an menggema di kawasan acara, menciptakan nuansa penuh kekhusyukan.
Momentum haul ini tidak hanya menjadi ajang mengenang wafatnya seorang ulama besar, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antarjamaah dari berbagai daerah.
Ustadz Ahmad Al Muhajir selaku anak keempat dari As Syeikh KH Ali Umar Thoyib sekaligus Ketua Majelis Al Awwabin Sumsel menjelaskan bahwa kegiatan haul tahun ini menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para ulama dalam memperkuat syiar Islam di Palembang dan Sumatera Selatan.
Menurutnya, almarhum merupakan sosok ulama yang memiliki dedikasi tinggi dalam membina umat melalui dakwah yang menyejukkan, penuh hikmah, serta berlandaskan ajaran Ahlus Sunnah Wal Jamaah.
“Beliau tidak hanya berdakwah di majelis-majelis, tetapi juga membangun pendidikan akhlak dan kecintaan kepada Rasulullah SAW di tengah masyarakat. Hingga hari ini, pengaruh dan perjuangan beliau masih sangat dirasakan,” ujar Ustadz Ahmad Al Muhajir di sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa rangkaian haul ke-18 ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 15 hingga 17 Mei 2026. Berbagai agenda keagamaan dan sosial disiapkan panitia sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan almarhum semasa hidup. Menurut Ahmad Al Muhajir, kegiatan haul tidak hanya berisi doa bersama, namun juga menghadirkan program sosial yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
