• Kam. Mei 14th, 2026

PALTV Memang Punyo Kito

Informasi Terkini Seputar Sumatera Selatan

Antrean Solar Hambat Perjalanan Travel Antar-Kabupaten di Sumsel

Antrean solar hambat perjalanan travel antar-Kabupaten di Sumsel, pelaku usaha travel berharap pemerintah meninjau kembali pengaturan distribusi BBM. Foto: Ilham Wahyudi/PALTVAntrean solar hambat perjalanan travel antar-Kabupaten di Sumsel, pelaku usaha travel berharap pemerintah meninjau kembali pengaturan distribusi BBM. Foto: Ilham Wahyudi/PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Sejumlah pengusaha jasa travel antar-Kabupaten di Sumatera Selatan mengaku terdampak langsung oleh antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Kondisi tersebut menyebabkan waktu perjalanan penumpang menjadi lebih lama dan mengganggu jadwal keberangkatan travel.

Salah satu pelaku jasa travel, Rudi Antoni, mengatakan meski harga BBM mengalami kenaikan, tarif tiket travel masih belum mengalami perubahan.

Tarif perjalanan tujuan Muara Enim tetap sebesar Rp120 ribu, sedangkan tujuan Lahat Rp130 ribu.
Namun demikian, menurut Rudi, durasi perjalanan kini bertambah sekitar satu hingga dua jam akibat antrean panjang kendaraan saat pengisian BBM di SPBU.

Baca Juga  Polres Ogan Ilir Amankan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus
Rudi Antoni, pelaku jasa travel. Foto: Ilham Wahyudi/PALTV

“Harga tiket masih tetap, belum ada kenaikan. Tapi perjalanan sekarang lebih lama karena harus antre solar di SPBU, bisa bertambah satu sampai dua jam,” ujar Rudi Antoni.
Pelaku jasa travel lainnya, Ari, mengungkapkan hal serupa. Ia menyebut antrean solar semakin panjang karena pengisian BBM dibatasi pada jam tertentu sehingga waktu operasional travel ikut terganggu.
Menurut Ari, kondisi tersebut membuat jadwal keberangkatan tidak menentu dan menyebabkan sebagian penumpang membatalkan perjalanan karena keterlambatan.
“Antrean solar sekarang dibatasi jam tertentu, jadi kami harus menunggu lebih lama. Akibatnya jadwal keberangkatan terganggu dan ada penumpang yang membatalkan tiket,” kata Ari.

Baca Juga  Muba Jadi Titik Awal Penataan Besar Sumur Minyak Rakyat
Ari, pelaku jasa travel. Foto: Ilham Wahyudi/PALTV

Para pelaku usaha travel berharap pemerintah dan pihak terkait dapat meninjau kembali pengaturan distribusi BBM, khususnya solar, agar aktivitas transportasi antar kabupaten di Sumatera Selatan tetap berjalan lancar tanpa penambahan waktu perjalanan yang signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *