Aida menjelaskan bahwa anak-anak memanfaatkan momentum liburan tidak hanya untuk bepergian menggunakan kereta api menuju berbagai daerah seperti Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, Lubuk Linggau hingga Tanjungkarang Provinsi Lampung, tetapi juga untuk berkunjung ke stasiun kereta api seperti Stasiun Kertapati dan Stasiun Prabumulih guna mengenal lebih dekat proses bisnis perkeretaapian.
“Kereta api saat ini tidak hanya menjadi moda transportasi pilihan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang menyenangkan bagi anak-anak.
Melalui kegiatan edutrain, anak-anak dapat mengenal proses pembelian tiket, tata cara boarding, profesi masinis dan kondektur, hingga memahami proses bisnis perkeretaapian di PT KAI,” jelas Aida.
Program wisata edukasi atau edutrain tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen PT KAI dalam memperkenalkan dunia perkeretaapian kepada anak-anak sejak dini. Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak belajar secara langsung di lingkungan stasiun maupun di dalam kereta api sehingga memberikan pengalaman edukatif yang menarik dan interaktif.
Menurut Aida, pengalaman menggunakan kereta api bagi anak-anak memiliki banyak manfaat positif, baik dari sisi edukasi maupun pengembangan karakter. Anak-anak dapat belajar mengenal lingkungan, disiplin terhadap waktu, hingga memahami pentingnya menjaga ketertiban dan fasilitas umum.
“Bagi anak-anak, kereta api bukan sekadar alat transportasi. Kereta api menjadi wahana rekreasi yang memicu rasa ingin tahu serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui interaksi langsung dengan lingkungan transportasi publik, aktivitas di stasiun dan kereta api dapat mengajarkan anak tentang budaya antri, menjaga ketertiban.
Serta menghargai fasilitas umum. Selain itu, pengalaman melihat visual kereta, mendengarkan suara kereta, hingga merasakan perjalanan kereta api juga memberikan stimulasi sensorik yang baik untuk perkembangan kognitif dan motorik anak,” tambahnya.
Untuk mendukung kenyamanan pelanggan keluarga, khususnya anak-anak, KAI Divre III Palembang juga telah menyediakan fasilitas playground di sejumlah stasiun, yakni Stasiun Kertapati, Stasiun Lahat, dan Stasiun Lubuk Linggau.
Melalui berbagai fasilitas dan program edukatif tersebut, KAI Divre III Palembang berharap masyarakat dapat merasakan bahwa kereta api bukan hanya sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi ruang publik yang ramah anak, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang dan kenyamanan psikologis anak selama perjalanan.
“Ke depan, KAI Divre III Palembang akan terus meningkatkan pelayanan kepada seluruh pelanggan, termasuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, edukatif, dan menyenangkan bagi anak-anak maupun keluarga,” tutup Aida.(*)
