PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Provinsi Sumatera Selatan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-12 di Hotel Aryaduta Palembang pada hari Senin, 25 Mei 2026.
Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang ini menjadi agenda konstitusional organisasi yang dilaksanakan setiap empat tahun sekali.
Musprov tersebut dihadiri pengurus dan anggota INKINDO dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Dalam forum ini, peserta membahas garis besar haluan kerja organisasi, rencana anggaran pendapatan dan belanja organisasi, hingga pemilihan Ketua DPP INKINDO Sumsel periode 2026-2030.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang berharap Musprov dapat menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi semakin maju dan bersinergi dengan pemerintah daerah.
“Hari ini saya telah menghadiri Musyawarah Provinsi ke-12 INKINDO dan sudah kita buka. Selanjutnya silakan anggota melanjutkan musyawarah mufakat pemilihan yang nantinya bisa membawa INKINDO terus maju ke depannya,” ujar Cik Ujang.
Wagub Sumsel juga berharap kepengurusan baru nantinya mampu merangkul seluruh anggota serta mendukung pembangunan daerah di Sumatera Selatan.
“Diharapkan INKINDO bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk membangun Sumatera Selatan. Ketua baru nantinya bisa merangkul seluruh anggotanya, termasuk menyukseskan Munas INKINDO pada Desember nanti yang dilaksanakan di Sumatera Selatan, tepatnya di Palembang,” tambahnya.

Sumatera Selatan Tuan Rumah Munas INKINDO 2026
Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) INKINDO Erie Heryadi mengatakan Musprov kali ini memiliki peran penting.
Menurutnya, Sumatera Selatan akan menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional INKINDO pada Desember 2026 mendatang.
“Musyawarah Provinsi INKINDO Sumatera Selatan yang ke-12 ini dilakukan setiap empat tahun sekali. Ini merupakan acara konstitusional organisasi. Dalam Musprov ini dibuat program garis besar haluan organisasi ke depan empat tahun, rencana anggaran belanjanya, serta pemilihan Ketua INKINDO Sumatera Selatan periode 2026-2030,” ujar Erie Heryadi.
Erie Heryadi menjelaskan, terdapat empat Calon yang maju dalam pemilihan Ketua. Salah satunya merupakan petahana yang kembali mencalonkan diri.
“Ada empat calon dan petahana ikut bertanding lagi,” katanya.
Erie Heryadi menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif selama proses pemilihan berlangsung.
Menurutnya, hal itu menjadi perhatian karena Sumatera Selatan akan menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional INKINDO.
“Sumatera Selatan ini akan menjadi tuan rumah musyawarah nasional INKINDO di bulan Desember. Tentunya kondisi yang kondusif dan harmoni harus ditunjukkan di sini. Pemilihan ini tidak boleh ada kekacauan dan harus kondusif,” tegasnya.

Perlindungan Konsultan Lokal
Selain itu, Erie mengungkapkan sejumlah persoalan yang masih dihadapi dunia jasa konsultansi secara nasional.
Mulai dari banyaknya regulasi, kekurangan tenaga ahli bersertifikat, hingga perlindungan terhadap konsultan kecil dan menengah di daerah.
“Secara nasional kita masih mengalami regulasi yang sangat banyak untuk dunia jasa konsultan. Kemudian kita juga kekurangan tenaga ahli konstruksi yang punya sertifikat kompetensi. Selain itu, perlindungan terhadap anggota di daerah terutama yang kecil dan menengah juga belum ada regulasinya,” jelas Erie Heryadi.
Menurutnya, INKINDO juga mendorong adanya perlindungan bagi konsultan lokal agar mampu bersaing dalam proyek pembangunan daerah.
“Kami meminta pengurus untuk berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait peraturan gubernur atau peraturan daerah yang bisa melindungi konsultan menengah dan kecil di Sumatera Selatan. Supaya APBD di sini menjadi tuan rumah untuk anggota INKINDO Sumsel dan tidak seluruhnya diambil perusahaan dari luar daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP INKINDO Sumatera Selatan Erza Nandana Sembiring mengatakan, Musprov ke-12 menjadi momentum menyusun program kerja organisasi empat tahun ke depan guna mendukung peningkatan kompetensi konsultan lokal.
“Musyawarah Provinsi ini merupakan agenda empat tahun sekali untuk menyusun APBO dan program kerja baru bagi pembangunan selanjutnya. Harapannya ke depan kita dapat mendukung konsultan di Sumatera Selatan agar meningkatkan kompetensinya dan bisa berdaya saing kuat untuk pembangunan di Sumatera Selatan,” kata Erza Nandana Sembiring.
Ia menambahkan, saat ini jumlah anggota INKINDO Sumsel mencapai 165 badan usaha. Ke depan, pihaknya berharap jumlah tersebut terus meningkat untuk mendukung pembangunan di kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
“Jumlah anggota kita saat ini ada 165 badan usaha. Harapannya jumlah anggota INKINDO Sumatera Selatan terus meningkat supaya dapat memenuhi kegiatan pembangunan baik di kabupaten, provinsi maupun di seluruh wilayah Sumatera Selatan,” tandasnya.

